Kamis, 05 Juli 2012

sate maranggi

edisi kuliner.. hehe.


sengaja jalan pagi-pagi (sabtu, 30 juni 2012) ke arah cikampek dari rumah duren sawit - jakarta timur.. alasannya, bukan soal makanan. tapi untuk menemui kerabat yang datang dari malang, kebetulan ada acara di sana.


selesai sholat shubuh, menggeber si putih bersama istri tercinta, menembus jalanan kota dan masuk tol jatiwaringin yang belum ramai benar. perjalanan pagi itu alhamdulillah lancar, so sebelum jam 6.30, kami udah keluar di km 68 dan menuju lokasi di mana kerabat saya mengikuti kegiatan bersama jama'ahnya.


sampai lokasi, ternyata kegiatan masih belum selesai, dan kami pun menunggu dalam keadaan menahan lapar hehehe.. lebay. kurang lebih jam 8.30 barulah kami ketemuan sebentar, dan 30 menit kemudian saya bersama istri beranjak pulang. mengingat belum sarapan, so akhirnya kepikiran untuk mencoba kuliner yang mmm.. mungkin cukup terkenal di bilangan cikampek.


so.. cabuuuttt... mengarahkan si putih masuk tol lagi, dan keluar di pintu terakhir cikampek. ada pertigaan lampu merah, kami ambil kanan. kurang lebih dua kilo meter dari pertigaan tersebut, sampailah kami berdua di rumah makan sate maranggi. dulu cuman pernah denger aja, namun baru kali ini berkesempatan ke sana. istri pun cerita saat sering bolak-balik jakarta-bandung waktu kuliah dulu, sebelum tol cipularang ada, sering melewati rumah makan tersebut. namanya juga anak kuliahan, cuman ngiler aja saat lewat di depannya hehehe..




kami memesan satu porsi soto buat menghangatkan suasana yang kebetulan rada adem di pagi itu. dan yang pasti, kami juga memesan sate maranggi ayam 15 tusuk. untuk minumnya, saya pesan air jeruh hangat sedang istri ada memesan es kelapa muda.


tidak harus menunggu lama untuk pesanan kami, beberapa saat semua telag terhidang di meja kami. sate maranggi tampak menggiurkan dengan irisan tomat dan sambal merah. sotonya juga menggugah selera. sebagai appetizer, soto sebagai pilihan pertama hehe.. rasanya siy lumayan enak. untuk satenya, hmmm yummy deh, empuk dan bumbunya meresap sampai dalam. untuk es kelapanya boleh diacungin jempol juga. daging buahnya yang tebal, namun tidak tua.


so.. over all, rekomendet buat singgah makan rame-rame.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar