Selasa, 22 September 2015

banyuwangi: sunset di pulau merah (5)

selain mengunjungi puncak tertinggi di banyuwangi...

kami juga berkesempatan untuk menyambangi salah satu pantai di sana, pantai pulau merah. dari kota banyuwangi, pantai ini dapat ditempuh lebih dari dua jam perjalanan. asiknya ke sana adalah saat sore hari. karena bila cuaca bersahabat, akan dapat menikmati sunset yang indah dari negeri minak jinggo tersebut.

ada satu yang menarik dalam perjalanan menuju pantai pulau merah. salah satu aksesnya terdapat jalan sempit karena diapit dua gapura yang menurut saya memang sengaja dipasang di tengah jalan. entah apa tujuan pemasangan gapura tersebut. yang jelas suzuki ertiga merah yang kami tumpangi harus melipat dua kaca spion, plus dikasi arahan dari depan untuk dapat melintasinya. gile benerrr.. Rp2.000,- per sekali melintas.

whatever... serasa udah lama banget engga menginjakkan kaki di pasir pantai yang putih. jadi inget pantai ngliyep atau pantai balekambang di malang. entah kapan terakhir kali saya mengunjunginya. dua pantai yang telah lama menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat mengunjungi pesisir malang selatan. balekambang dengan jembatan dan pura di pulau ismoyo-nya dan pantai ngliyep dengan labuhan sesaji saat bulan maulid tiba.

pantai ini engga ada yang spesial, kecuali sunsetnya. airnya bening, alhamdulillahnya belum banyak sampah di sana. ombaknya juga engga terlalu kencang. walau begitu, ada juga yang mencoba untuk berselancar. sebenarnya ada satu pantai yang pas banget untuk berselancar di banyuwangi ini, pantai plengkung namanya. sering ada kegiatan tingkat internasional di sana, katanya. ombak yang bagus ada di bulan juli-september, katanya lagi.

terlihat sebuah pulau yang menjulang tinggi di salah satu sudut pantai. itulah mengapa pantai ini disebut pantai pulau merah. cmiiw. sempat nyusurin pantai sehingga hampir sampai di pulau kecil tersebut dengan modal nyeker aja.. sempet jingkat-jingkat saat melewati beberapa hewan seperti bulu babi, moluska-moluska laut, dan hewan laut lainnya yang mempunyai kemiripan dengan lipan, ular.. geli-geli ngeri. hahaha...

di pantai, tak lengkap rasanya bila tidak berfoto dengan adegan melompat. eeaaa..aa aa aaaa... ingat umur brur!! tapi memang asik sih lompat rame-rame di bibir pantai, jadi kami engga ingin melawatkannya. cukup memuaskan kok hasilnya hehe..

teman-teman sempat main bola juga di pantai. bahkan mas piyan dan frans sempat mandi juga. hih, ngeri.. yang ini saya masih takut untuk melakukannya. saya lebih memilih untuk istirahat sebentar, mengumpulkan segala tenaga untuk mempersiapkan segala sesuatu berkenaan dengan tenggelamnya matahari di sore yang cerah itu. duuu duuu duuuuu... 

dan saat sunset tiba, kamera terpasang.. jeprat-jepret.. foto sana sini, foto lompat lagi hahaha.. seru juga. walo hanya pakai miphone, tapi hasilnya kece juga haha..




foto melompat diambil dari dan oleh mas widodo dan mas faesal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar